Raflesia Arnoldi

Loading...

PERKEMBANGAN PERANGKAT LUNAK

20.22 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)

Segmentasi Pasar Perangkat Lunak

  • Membagi dalam empat katagori utama, yaitu:
    • Operating System
    • Database
    • Middleware,
    • Application.

Sistem Operasi

  • Sistem operasi merupakan bagian dari perangkat lunak yang berfungsi sebagai penghubung antara komponen hardware (perangkat keras) dengan aplikasi yang dijalankan diatasnya.
  • Sistem operasi mengelola akses dari program-program ke memori utama, unit logika aritmatika, dan bagian-bagian lain dari perangkat keras.

Klasifikasi sistem operasi berdasarkan End-User Interface:

  • · Command Driven: seluruh perintah pada sistem operasi diketikkan pada prompt perintah atau dieksekusi melalui script file (misal: DOS, UNIX atau XENIX)
  • · Graphical User Interface (GUI): pengguna akhir menggunakan mouse atau alat penunjuk yang lain untuk memilih obyek yang mewakili suatu instruksi spesifik (misal: Windows 95, IBM –OS/2, MAC-OS)

Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pengguna:

· Single-User Single-Tasking

· Single-User Multi-Tasking

· Multi-User Multi-Tasking

Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pangsa pasar:

  • · Sistem operasi server/network, seperti Windows NT Server, IBM AIX for RS/6000, DIGITAL UNIX, Open VMS, HP-UX, Sun Solaris, dan IBM OS/400.
  • · Sistem operasi desktop, seperti Windows 95/ Windows NT Workstation, OS/2 Wrap, MacOS, Java.
  • · Sistem operasi Handheld, seperti Windows CE, GEOS, Magic Cap.

Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pangsa pasar (cont)

Pangsa pasar sistem perangkat lunak saat ini didominasi oleh:

Windows , UNIX dari SUN, MAC dan LINUX.

Perkembangan Sistem Operasi

  • Perkembangan sistem operasi banyak dipengaruhi oleh perkembangan perangkat keras terutama kemampuan dari prosesor. Maka pengelompokan sistem operasi berdasarkan lebar bit data yang bisa ditangani oleh prosesor,

8-bit,

16-bit,

32-bit Microsoft Windows NT, IBM OS/400, Sun Solaris

64-bit seperti DIGITAL UNIX, Open VMS,

Basis Data

Secara definisi, basis data adalah koleksi data yang saling berhubungan dan memililiki arti dan terorganisir secara rapi. Data tersebut harus dapat diakses dengan urutan (order) yang berbeda-beda secara logikal dengan cara yang relatif mudah.

Suatu sistem basis data terdiri dari tiga komponen:

  • Database Management System atau DBMS
  • Data Description Languages (DDL)
  • Data Manipulation Languages (DML),
  • Hingga saat ini terdapat lima perspektif desain basis data yang utama yang merepresentasikan suatu evolusi dari pemikiran desain. Kelima desain utama tersebut adalah sistem berorientasi file (file-oriented, sistem berdasar Hirarki, system berbasis jaringan, sistem relasional dan sistem berorientasi objek (Object-oriented)).

  • Perkembangan model dan desain tersebut merupakan representasi dari suatu reaksi terhadap model-model yang mendahuluinya. Sistem hirarki suatu basis data merupakan bagian dari perkembangan yang diciptakan untuk mengatasi kekurangan yang ada pada sistem berorientasikan file (file-oriented). Basis data jaringan dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan dari desain hirarki. Basis data muncul sebagai solusi baru untuk masalah-masalah yang muncul pada desain hirarki dan desain network dan seterusnya.

Middleware

  • Dalam dunia teknologi informasi, terminologi middleware adalah istilah umum dalam pemrograman komputer yang digunakan untuk menyatukan, sebagai penghubung, ataupun untuk meningkatkan fungsi dari dua buah progaram/aplikasi yang telah ada.
  • Perangkat lunak middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi.

Fungsi dari middleware

  • Menyediakan lingkungan pemrograman aplilasi sederhana yang menyembunyikan penggunaan secara detail pelayanan-pelayanan yang ada pada sistem operasi .
  • · Menyediakan lingkungan pemrograman aplikasi yang umum yang mencakup berbagai komputer dan sistim operasi.
  • · Mengisi kekurangan yang terdapat antara sistem operasi dengan aplikasi, seperti dalam hal: networking, security, database, user interface, dan system administration.

Aplikasi

  • Aplikasi perangkat lunak dapat dibedakan atas tiga katagori, yaitu :

Personal Packaged Software,

Workgroup Computing,

Enterprise Applications.

  • Personal Packaged Software, adalah perangkat lunak yang diintegrasikan dg PC untuk kepentingan yang personal. Yang termasuk dalam katagori ini adalah sebagai berikut:

Accounting, Communication,

Desktop database,

  • Desktop Publishing,
  • Graphic/Draw and Paint,
  • Graphics/presentation,
  • Information Management,
  • Games/Entertainment

Berdasarkan Workgroup Computing, adalah perangkat lunak yang memiliki fungsi workgroup (kolaborasi) dalam suatu lingkungan kerja.

  • Messaging system:
  • Workgroup conferencing:
  • Workgroup e-forms:
  • Workgroup email:

Trend Perkembangan Industri Perangkat Lunak

3. Pengembangan aplikasi Perkembangan aplikasi akan semakin mengarah pada pengembangan aplikasi berbasis web (web-based application) di mana aplikasi-aplikasi tersebut dapat bersifat platform independent atau dapat dijalankan melalui web browser di mana saja serta memudahkan manajemennya.

4. Basis Data ; Basis data yang berorientasi objek menjadikannya semakin bersifat moduler.

Strategi Pengembangan Industri Perangkat Lunak

Strategi Umum Pengembangan Industri Perangkat Lunak

- Peningkatan Sumber Daya Manusia dengan meningkatkan pendidikan Formal.

Slide 15

SIKLUS PENGOLAHAN DATA

20.06 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)




Origination

Tahapan ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan data ke dokumen dasar.

Input

Tahap ini merupakan proses pengolahan memasukan data ke dalam proses komputer lewat alat input (input device)

Processing

Tahap ini merupakan Proses pengolahan dari data yang suda dimasukan yang dilakukan oleh alat pemeroses (Processing Device)”Membadingkan,Mengklasifiksikan,mengurutkan, mengendalikn atau mencari”.

Output

Dalam tahap ini output adalah informasi yang siap untuk dipakai atau dipergunakan oleh banyak orang.

CARA MENGINSTAL WINDOWS XP

19.57 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (2)

Jika anda kesulitan menginstall Windows XP pada laptop, Sedangkan laptop anda menggunakan Haddisk Sata, anda Hanya perlu melakukan pengaturan interface hardisk pada bios, untuk menginstal windows XP maka ubah interface hardisk ke IDE, jika ingin instal windows vista ubah setting interface hardisk ke ACHI.

Setelah anda memperoleh driver sata komputer anda, yang anda perlu lakukan hanya melakukan injeksi driver sata tersebut

Untuk mem-bundle ulang installer Windows XP, anda harus memiliki :

1. Installer Windows XP,
2. Driver SATA sesuai dengan spesifikasi notebook/desktop,
3. CD blank

Berikut langkah-langkah bundling installer Windows XP plus driver SATA:

1. Software untuk menginjeksi driver sata ke windows installer adalah nlite (merupakan software freware), anda bisa mendownload software tsb di situs www.nliteos.com

2. Ikuti petunjuk N-lite sampai muncul pilihan tentukan patch installer Windows XP yang anda miliki, Misalnya di D:\winxp-patch. Kemudian klik Next

3. Akan mendeteksi installer Windows XP anda. Jika tidak ada masalah maka akan muncul informasi tentang installer yang anda gunakan. Kemudian klik Next.

4. Anda akan ditanya tentang task apa saja yang ingin dilakukan. Anda cukup memilih drivers dan bootable ISO. Namun anda juga dapat memilih task yang lain sesuai keinginan dan kebutuhan anda. Kemudian klik Next.

5. Proses selanjutnya adalah menentukan dimana lokasi driver SATA yang sudah kita siapkan (sesuaikan dengan driver SATA pada notebook/desktop yang akan anda install).

6. Untuk memasukkan driver, anda cukup meng-klik button Insert. Anda akan ditanya apakah anda akan memasukkan hanya 1 file driver saja atau banyak driver. Dalam tulisan ini saya mengambil multiple drivers. Setelah anda memilih single driver atau multiple drivers, anda akan diminta untuk menentukan lokasi driver yang bersangkutan. Tentukan lokasi driver SATA anda, kemudian klik OK.

7. Setelah proses penentuan lokasi driver tadi, anda akan dihadapkan pada banyak pilihan driver SATA. Silahkan sesuaikan dengan jenis SATA anda. Jika anda tidak yakin yang mana, anda bisa memilih semua driver yang ditampilkan. Kemudian klik Next.

8. N-lite akan memproses semua perubahan task yang anda inginkan. Setelah proses selesai, N-lite akan menampilkan informasi terbaru dari installer Windows XP anda setelah ditambah drivers. Kemudian klik Next.
Proses terakhir, installer Windows XP plus Driver SATA anda siap untuk disimpan menjadi ISO file atau anda juga bisa langsung melakukan proses burning ke CD. Ingat, pilihan ini hanya akan muncul jika anda memilih bootable ISO pada proses pemilihan task sebelumnya.

Tunggu sampai proses burning selesai. Sekarang anda dapat melakukan installasi Windows XP pada drive SATA anda menggunakan installer yang baru anda burning.

06.41 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)

untuk menghitung karakter yang tersimpan pada harddisk berkapasitas 60 GB kita lihat tabel beriku.

SATUAN MEMORI

KAPASITAS

1 Byte

8 bit / 1 Karakter

1 Kb (Kilobayte)

1024 Byte

1 MB (Megabyte

1024 KB/1.048.576 Byte

1 GB (Gigabyte)

1024 MB/1.048.576 Kb/1.073.741.824 Byte

1 TB (Terabyte)

1024 GB


MEDIA PENYIMPANAN

06.26 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)

Storage adalah media penyimpanan data yang digunakan untuk menyimpan data yang diolah oleh komputer.
Media penyimpanan data ini pun dibagi kedalam 3 jenis,yaitu:


1. Media Penyimpanan Sementara (Volatile Storage)

Media penyimpanan ini dapat menyimpan data selama masih ada aliran listrik dan data akan hilang bila tidak ada aliran listrik, oleh sebab itu disebut sebagai volatile. Media penyimpanan ini memiliki keunggulan pada bagian kecepatan aksesnya yang sangat tinggi karena menggunakan metode pengaksesan langsung. Namun media ini memiliki kekurangan, yaitu harga yang mahal dan ukurannya yang kecil. Contoh media penyimpanan ini adalah RAM (Random Access Memory), Cache Memory, dan Register Memory.

2. Media Penyimpanan Permanen (Non-Volatile Storage)

Media penyimpanan ini dapat menyimpan data walaupun tidak ada aliran listrik yang mengalir. Bila dibandingkan dengan volatile storage, Media penyimpanan jenis ini biasanya memiliki kapasitas yang jauh lebih besar. Selain itu, Harga per byte-nya jauh lebih murah dibanding volatile storage. Namun tetap saja memiliki kekurangan, yaitu kecepatan aksesnya sangat lambat dibanding volatile storage. Keunggulan-keunggulan yang ada harus dibayar dengan kecepatan aksesnya. Media jenis ini sebenarnya tidak 100% aman. Media jenis ini juga berpeluang untuk mengalami kerusakan yang menyebabkan data di dalamnya hilang. Contoh dari media jenis ini adalah tape dan disk.

3. Media Penyimpanan Stabil (Stable Storage)

Informasi yang ada dalam media ini dianggap tidak pernah hilang. Media ini merupakan media imajiner atau media yang tidak secara fisik ada. Media ini diimplementasikan dengan cara menyimpan data/informasi ke media penyimpanan permanen, kemudian dilakukan penggandaan di beberapa media penyimpanan permanen yang lain dan dikirimkan ke berbagai belahan dunia. Tujuannya adalah bila suatu waktu suatu lokasi mengalami kegagalan, misalnya oleh bencana alam, maka data yang berada di lokasi tersebut memiliki backup yang berada di lokasi lain.

PERANGKAT LUNAK

06.18 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)

Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.


Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.


Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.

Perangkat Lunak merupakan perangkat lunak yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, misalnya memformat disket, mengopi data, mengkompres file, dan lain-lain.

Contoh software ini diantaranya :

  • Norton Utility
  • Winzip
  • Norton Ghost
  • Antivirus

CARA MENGUASAI KOMPUTER

06.16 / Diposkan oleh PPDE( PENGENALAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK ) / komentar (0)

Cara mudah menguasai Komputer
• Membaca Buku
• Mencoba Langsung Padan suatu komputer